Selasa, 24 Februari 2009

Catatan Perjalanan


Nama saya Tina Saputra, tapi saya sering menggunakan nama kecil tinatra or teen_tra yang diambil dari singkatan ujung nama saya. Saya anak ke 3 dari 4 bersaudara, yah anak perempuan semata wayang. Dari kecil, saya yang hidup berpindah-pindah, mengikuti pekerjaan ayah saya yang pegawai bank. Kelahiran saya di kota Palembang, 2 tahun setelah itu saya tinggal di Banda Aceh sampai kelas 5 sd. Kemudian pindah lagi ke kota Padang selama 3 tahun. Terakhir saya menamatkan sekolah di SMU Palembang. Minat saya dari kecil memang sudah pada bidang dan dunia arsitektur, saya menilai wah kayaknya keren banget yah jadi seorang Arsitek. Yang kemudian saya melanjutkan cita-cita di kota Jogjakarta mampir di Universitas Gadjah Mada Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur pada tahun 2002. saya menamatkan pendidikan November 2006.

Karier di bidang arsitektur dimulai dengan bergabungnya saya pada CV. Wastu Buana Adi Cipta masih di kota yang sama tempat saya menimba ilmu. Kemudian saya hanya sebatas magang saja menjadi arsitek junior dan menjadi pegawai di salah satu developer terkemuka di Jogja, PT. Sarwo Indah. Hanya 6 bulan, saya mengalami down yang tidak sama sekali berkaitan dengan pekerjaan saya. Dan Akhirnya saya memutus kan untuk kembali ke kota kelahiran saya di Palembang dan bergabung di Group PT. Sumatra Karya Teknik Utama. Wah, ternyata dunia arsitek agak sedikit keras bagi seorang wanita. Saya memutuskan untuk melamar ke BUMN saat itu, dan di terima, sampai sekarang saya masih mengabdi di PT. Pupuk Sriwidjaja di Departemen Rancang Bangun dan Perekayasaan sebagai staff Civil & Architecture Engineering Sekedar sharing aja, dimana bekerja di BUMN sulit sekali untuk terikat pada idealisme sebagai seorang arsitek, jiwa seorang perancang. Saat ini saya pun masih aktif ikut kegiatan IAI Sumsel untuk menambah jaringan dan pengetahuan.

Konsep desain Arsitektur yang saya anut sampai saat ini adalah arsitektur post-modern, dimana menerapkan prinsip-prinsip modernitas tapi tidak meninggalkan unsur vernakuler arsitektur tradisional. Yaa tapi tetep kembali lagi dengan klien sebagai atasan langsung kita meminta desain yg bagaimana (hmm kebanyakan mintanya minimalis). Saya sangat mengagumi karya-karya arsitektur dari Frank Lloyd Wright, Richard Meier, dan Ricarrdo Leggoretta. Menurut saya mereka semua adalah orang2 jenius di jamannya dan menghasilkan desain yang sangat luar biasa. Dan menurut saya (juga) mereka semuai mendesain dengan ‘hati’nya mereka bukan sekedar melaksanakan tugas dari klien. Itu semua terlihat dari karya-karya mereka yang sangat personal untuk kliennya.

Saya yakin, di dunia, bahkan di Indonesia ini banyak arsitek yang bagus dan jauh lebih terkenal, tapi saya masih tetap berkarya dan tidak perlu khawatir karena saya pun sangat meyakini bahwa kalau kita bekerja dan berkarya dengan mengindahkan aturan, memenuhi kebutuhan dari klien dan kita melakukannya dengan senang hati, pasti kita akan menghasilkan suatu karya desain yang terbaik dan personal untuk siapapun klien kita.

Architecture is solve the problem not make a problem.
Selamat berkarya dan berprestasi!

Read More..

Jumat, 20 Februari 2009

My Self Employee [ House Project ]



[ Delima Guest House Interior ]



[ Mr. Windu House ]



[ Mr. Muktaqit House ] Read More..

My Self Employee [ interior project ]






[ Great Eastern Office ]


[ KPP Ilir Barat of Palembang]


[ Head Officer of DPRD South Sumatra ]

Read More..

Selasa, 10 Februari 2009

Arsitektur ??




Arsitektur menurut kamus Oxford : art and science of building; design or style of building(s). adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Pengertian ini bisa lebih luas lagi, arsitektur melingkupi semua proses analisa dan perencanaan semua kebutuhan fisik bangunan,namun dalam bahasan situs ini,penulis membatasi pada pengorganisasian perancangan bangunan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu rancang interior / eksterior, rancang asesoris dan pernik-pernik produk pelengkap. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.

Buku De Architectura merupakan karya tulis rujukan paling tua yang ditulis Vitruvius, dalam buku itu diungkapkan bahwa bangunan yang baik haruslah memiliki aspek:

  • Keindahan / Estetika (Venusitas)
  • Kekuatan (Firmitas)
  • Kegunaan / Fungsi (Utilitas);

Arsitektur adalah penyeimbang dan pengatur antara ketiga unsur tersebut, dimana semua aspek memiliki porsi yang sama sehingga tidak boleh ada satu unsur yang melebihi unsur lainnya. Dalam definisi modern, arsitektur harus mencakup pertimbangan fungsi, estetika, dan psikologis. Namun, dapat dikatakan pula bahwa unsur fungsi itu sendiri di dalamnya sudah mencakup baik unsur estetika maupun psikologis.
Arsitektur adalah bidang multi-disiplin ilmu, termasuk di dalamnya adalah matematika, sains, seni, teknologi, humaniora, ekonomi,sosial,politik, sejarah, filsafat, dan sebagainya. Diperlukan kemampuan untuk menyerap berbagai disiplin ilmu ini dan mengaplikasikannya dalam suatu sistematika yang integral.
Vitruvius menyatakan, "Arsitektur adalah ilmu yang timbul dari ilmu-ilmu lainnya, dan dilengkapi dengan proses belajar: dibantu dengan penilaian terhadap karya tersebut sebagai karya seni". Ia pun menekankan perlunya seorang arsitek memahami sosial,kedokteran,hukum,ekonomi,filsafat, dsb. Filsafat adalah salah satu yang utama di dalam pendekatan arsitektur. Rasionalisme, empirisisme, strukturalisme, post-strukturalisme, dan fenomenologi adalah beberapa pengaruh filsafat terhadap arsitektur.


[http://archipeddy.com/ess/term_ars.html]

Read More..
 

^^ tinatra_studio ^^ 2008